(Visijobs - News) - Kadin Indonesia berpendapat, revisi terhadap Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan harus dapat mewadahi kepentingan pengusaha dan buruh (win-win solution).
"Revisi yang dilakukan tidak boleh merugikan baik buruh maupun pengusaha, intinya harus `win-win solution`," kata Ketua Kadin Indonesia Komite Singapura, Iwan D. Hanafi, di Jakarta.
Ia mengatakan, seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan revisi UU ketenagakerjaan harus memiliki persepsi yang sama dan mempunyai satu tujuan dalam hal itu.
UU ketenagakerjaan harus mampu menjadi kebijakan yang mendukung peningkatan daya saing produk, SDM, hingga kesejahteraan buruh di tanah air. Sebab kebijakan itu nantinya akan sangat berpengaruh terhadap naik turunnya daya saing Indonesia di era persaingan bebas.
"Untuk meningkatkan daya saing kita perlu kerja bersama antara dua sisi baik pengusaha maupun buruh dengan dorongan pemerintah," katanya. Ia berpendapat, bila Indonesia salah menerapkan kebijakan maka daya saing produk akan menurun dibandingkan dengan produk China maupun produk negara lain yang masuk ke tanah air.
also post at www.visijobs.com


0 komentar:
Posting Komentar