Sebelumnya Al-Haramain Bookshop telah mempekerjakan 30 TKI terampil sebagai kasir, penata pustaka dan penjaga toko. Saat ini dibutuhkan 30 lagi tenaga dari Indonesia.

Hal itu mengemuka dalam pembicaraan Konsul Jenderal RI untuk Dubai Mansyur Pangeran saat menerima Chief Executive Al-Haramain Bookshop Abdullah Saeed Bajaman di kantor KJRI Dubai, seperti disampaikan Konsul Pensosbud Adiguna Wijaya.
Pertemuan secara khusus membahas mengenai rencana perekrutan tahap kedua sebanyak 30 orang tenaga kerja terampil dari Indonesia yang direncanakan akan meninggalkan Indonesia pada akhir Januari 2012. Menurut Abdullah, tenaga kerja Indonesia yang telah menjadi pegawainya ditempatkan di 16 cabang Al-Haramain Bookshop yang tersebar di seluruh wilayah UAE, kecuali Dubai dan Abu Dhabi.
Dijelaskan, Al-Haramain Bookshop merupakan salah satu toko buku lokal terbesar di UAE. Kantor pusat sekaligus Al-Haramain Bookshop yang pertama berada di Ras Al Khaimah. Saat ini Al- Haramain merencanakan akan membuka 4 cabang baru di Sharjah, Umm Al Quwain, Ajman dan Fujairah.
baca selengkapnya.....
asa pendaftaran bakal calon pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berakhir per tengah malam tadi. Hampir 900 orang telah mendaftarkan diri sebagai pimpinan dua lembaga vital untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Pemilu dan Pilpres 2014 tersebut.

"Posisi terakhir yang mendaftar untuk KPU ada 598 orang dan 284 untuk Bawaslu," ungkap Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenoek, kepada media.
Sejak penutupan resmi per pukul 24.00 WIB, Jumat (6/1/2012), jajaran Sekretariat Pansel KPU dan Bawaslu langsung bekerja melakukan seleksi administratif terhadap berkas-berkas yang masuk. Hasil seleksi administratif berupa tiga kategori pendaftar yaitu lulus, lulus bersyarat dan tidak memenuhi syarat.
baca selengkapnya....
Hasil Ujian Nasional (UN) sampai saat ini baru menjadi syarat kelulusan siswa. Namun jika hasil UN tingkat SMA tahun 2012 kredibel, dapat menjadi syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Kalau hasilnya kredibel, dapat dipertanggungjawabkan. Sesuai PP 19 Tahun 2005, harusnya bisa untuk syarat masuk PTN," kata anggota Koordinator UN tingkat pusat, Prof Dr Djemari Mardapi kepada wartawan dalam Sosialisasi UN 2012 di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DI.
Djemari mengatakan usulan itu sudah mendapat lampu hijau dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan Ditjen Dikti. Namun Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) masih menunggu hasil UN yang digelar 16 April 2012.
baca selengkapnya....
(Visijobs-News) - Pelaksanaan Sensus Penduduk tahun 2010 (SP2010) membuka lapangan kerja bagi pengangguran, menyusul penerimaan petugas sekitar 6000 orang di seluruh provinsi Sulut.
"Petugas yang diterima mulai dari koordinator lapangan, koordinator tim dan tenaga pencacah," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Jasa Bangun di Manado.

Jasa mengatakan, pelaksanaan SP2010 ini selain karena tuntutan Undang Undang dimana harus dilaksanakan penghitungan jumlah penduduk Indonesia secara berkala 10 tahun sekali, terkandung maksud mengatasi pengangguran sementara.
"Meskipun pekerjaan para petugas sensus hanya satu dua bulan saja, tetapi dengan insentif yang diberikan berkisar Rp2,5 juta hingga Rp4 juta, cukup bermanfaat menurunkan tingkat kemiskinan," kata Jasa.
Selengkapnya ..... also post at www.visijobs.com
(Visijobs - News) - Masalah pembayaran upah baik tidak dibayar maupun dibayar tetapi tidak dilunasi majikan, merupakan penyebab dominan kasus tenaga kerja Indonesia asal Nusa Tenggara Timur.

"Dari 124 kasus yang menimpah TKI asal NTT selama kurun waktu 2009 hingga Januari 2010, 24 kasus di antaranya adalah gaji mereka tidak dibayar atau dibayar tetapi tidak lunas," kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nusa Tenggara Timur Poltje P Maak, SH.MH.MM di Kupang.
Data ini merupakan hasil rekapitulasi yang dilakukan BP3TKI NTT terhadap calon TKI menurut sektor dan jenis jabatan selama satu tahun lebih, katanya.
Berdasarkan rekapitulasi tersebut, katanya, kasus TKI pada sektor informal seperti penata laksana rumah tangga (PLRT) melarikan diri dari majikan atau berganti majikan mencapai 20 kasus, diikuti kasus putus komunikasi dengan keluarga di Indonesia sebanyak 18 kasus.
selanjutnya...... http://visijobs.com/beta/news/detail/2010/02/02/Pembayaran-Upah-Dominasi-Kasus-TKI-NTT

(Visijobs-News) Petani cengkih di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) minta pemerintah membantu memfasilitasi ketersediaan buruh pemetik saat panen berlangsung.
"Tahun ini akan panen raya untuk itu pasti akan terjadi kekurangan buruh pemetik cengkih dan satu-satunya jalan keluar mendatangkan dari daerah lain luar Sulut," kata Victor Kaunang petani cengkih di Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulut.
Buruh pemetik cengkeh asal Sulut diperkirakan tidak mampu memetik seluruh produksi petani mengingat tahun ini merupakan panen raya.
Dengan perkiraan panen cengkeh 15 ribu ton maka dibutuhkan sekitar 5.000 hingga 10.000 tenaga kerja pemetik cengkih milik petani.
Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Jeff Rumbajan mengatakan, tahun 2010 merupakan panen raya dengan produksi diperkirakan cukup maksimal mengingat sudah tiga tahun terakhir ini tidak berbuah.
"Panen kali ini lebih istimewa karena untuk pertama kali dalam beberapa tahun terakhir tanaman cengkih tidak berbuah selama tiga tahun," kata Jeff.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Janny Rembet mengatakan, cengkeh masih tetap menjadi komoditas unggulan bagi provinsi Sulut.
"Ketika panen cengkih berlangsung maka kegiatan ekonomi masyarakat pasti meningkat, apalagi kalau seluruh pohon cengkeh yang berbuah dapat dipetik," kata Janny.
Pengalaman panen raya beberapa tahun silam, sekitar 20 hingga 30 persen produksi diperkirakan hilang akibat buah cengkeh terlantar tidak dipetik akibat kekurangan tenaga buruh.
"Kejadian ini supaya jangan terulang, untuk itu maka tenaga pemetik harus lebih banyak lagi," kata Janny.
(Visijobs - News) - Penempatan pekerja permanen di Inggeris terus mengalami pertumbuhan pada September dan naik pada angka tercepat dalam 18 bulan, sebuah survei yang dilakukan Recruitment and Employment Confederation dan perusahaan akuntan KPMG menunjukkan.
Indeks penempatan tenaga kerja permanen oleh lembaga-lembaga perekrutan mencatat kenaikan dari 50,6 pada Agustus menjadi 51,3 --tertinggi dalam 18 bulan dan kenaikan bulanan ke dua berturut-turut di atas level 50 di mana ekspansi terpisah dari kontraksi.
Indeks penempatan staf sementara meningkat menjadi 50,8 dari 50,3, tertinggi sejak Juni 2008. "Ini memberikan fakta lagi bahwa kenyataannya putaran ekonomi telah dicapai," kata Bernanrd Brown, pimpinan Business Services pada KPMG.
Dalam suatu pertanda lain bahwa pasar tenaga kerja dalam tahapan lebih bagus, penggajian untuk staf baik permanen maupun tidak tetap sudah turun pada tingkat terendah mereka dalam sekitar setahun pada September serta liburan pekerja untuk staf tidak tetap naik untuk pertama kalinya dalam 15 bulan.
(prs/PRS/ant)
(foto : desktopwallpaper)
"Berdasarkan data yang didapatkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan pada bulan Februari 2008, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat mencapai sekitar sembilan juta orang," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erman Suparno di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Padahal berdasarkan evaluasi yang dilakukan pihaknya, dia mengatakan, masih banyak
lowongan kerja yang belum terisi di setiap pameran bursa kerja yang diadakan di Indonesia.
"Setiap tahun hanya ada 30 persen
lowongan kerja yang dapat terisi melalui pameran bursa kerja. Dari 70 persen yang belum terisi karena pelamar masih di bawah standar yang diinginkan perusahaan-perusahaan," katanya.

Dia mengatakan, perlu ada upaya yang lebih intensif dalam menyiapkan calon tenaga kerja agar permasalahan pengangguran di negara ini segera teratasi.
"Hal yang menjadi kekurangan dari tenaga kerja kita, antara lain penguasaan bahasa Inggris, teknologi informasi dan komputer," katanya.
Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, pendidikan keterampilan bagi calon tenaga kerja harus berjalan seiring dengan kebutuhan dunia kerja terhadap
tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. Dalam kesempatan tersebut presiden meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Technopark Ganesha Sukowati, yang diklaim dapat mengentaskankan pengangguran dan mencetak
tenaga kerja yang berkualitas dan profesional.
Muncul pertanyaan, apa yang menjadi keunggulan BLK Technopark dibanding BLK-BLK pada umumnya yang selama ini juga berupaya dalam mengentaskan pengangguran?
Bupati Sragen, Untung Wiyono mengatakan, penguasaan bahasa Inggris, teknologi informasi dan komputer yang menjadi kekurangan pada tenaga kerja Indonesia termasuk sebagai hal utama yang dilatih di BLK Technopark.
"Selain itu, bentuk pelayanan dengan nama `Kios Three in One` yang menggabungkan pelayanan program
pelatihan tenaga kerja, sertifikasi keahlian dan penempatan dalam
lowongan kerja merupakan hal yang membedakan dengan BLK lainnya," katanya.
Dia mengatakan, tidak hanya masyarakat Kabupaten Sragen dan Jawa Tengah saja yang dapat mengakses fasilitas BLK Technopark ini, tetapi juga oleh semua pencari kerja di Indonesia.
Beberapa pendapat masyarakat menunjukkan apresiasi yang positif mengenai adanya BLK Technopark yang ada di Kabupaten Sragen ini.
Seorang pencari kerja yang merupakan lulusan Fakultas Hukum UNS Solo, Gunawan Muhammad mengatakan, program pelatihan dan sertifikasi yang ada di BLK Technoprk ini membantu saya yang memiliki minat kerja di bidang otomotif.
"Saat ini yang saya miliki hanya gelar sarjana hukum, sedangkan saya sekarang berminat di bidang otomotif karena lapangan kerja di bidang hukum menurut saya semakin sempit dengan semakin tingginya persaingan. Saya membutuhkan sertifikasi kemampuan lain yang saya miliki, yaitu di bidang otomotif," katanya.
Menurutnya, dengan sertifikasi yang dia dapatkan melalui BLK Technopark ini berarti dia dimudahkan untuk mencari kerja di bidang otomotif yang diminatinya sekarang ini.
"Selain itu, informasi lowongan dan penempatan kerja juga semakin memudahkan saya untuk mencari pekerjaan," kata Gunawan yang sudah satu bulan menganggur ini.
Sementara itu, seorang lulusan sekolah menengah kejuruan, Supardi mengatakan, dengan pelayanan satu atap ini dinilai efisien dalam menjadi jembatan bagi pencari tenaga kerja.
"Melalui pelayanan tersebut, saya mendapat info dari banyak perusahaan di seluruh Indonesia, baik perusahaan lokal dan multinasional," katanya.
Menurutnya, program pelatihan yang ada semakin memantapkan dirinya untuk dapat bekerja di perusahaan yang menerimanya.
Berdasarkan penjelasan dari Menakertrans, Erman Suparno, jenis kejuruan yang menjadi pelatihan unggulan BLK Technopark Sragen, antara lain teknologi pengelasan, otomotif, listrik industri, elektroika industri, garmen, teknologi informasi, teknologi mekanik, teknologi fabrikasi dan industri agro.
"Konsep dasar pembangunan BLK Technopark ini adalah mengembangkan kawasan terpadu yang mengintegrasikan kegiatan pelatihan kerja, penerapan teknologi mutakhir dan memacu kegiatan perekonomian masyarakat," kata Erman.
BLK Technopark yang ada di Kabupaten Sragen, lanjutnya, merupakan yang pertama di Indonesia dan menjadi model percontohan dalam pengembangan tenaga kerja yang berkompeten dan produktif dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Setelah pembangunan BLK Technopark di daerah ini, dia mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan BLK dengan konsep yang sama di Sumatra Utara, Gorontalo dan Pekalongan, Jawa Tengah.
"Dalam jangka waktu ke dapan juga, pembangunan BLK Technopark seperti yang ada di Sragen akan ada di seluruh provinsi di Indonesia," katanya.
Upaya tersebut dilakukan agar tercipta tenaga kerja yang berwawasan teknologi terapan dan ekonomi kreatif sehingga kondisi yang tercipta tidak hanya mereka mendapatkan lapangan kerja dari lowongan yang ada tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
"Pada akhirnya angka pengangguran di Indonesia semakin berkurang dan harapan untuk mencapai pengangguran nol persen bukan sesuatu yang mustahil lagi," katanya.
(prs/PRS/ant)
(foto : ant)