PT.Timah (Persero) Tbk, Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada 2011 menyediakan modal pinjaman bergulir bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp13 miliar dan tidak menutup kemungkinan ditambah bila peminatnya banyak.
"Dana yang disediakan tahun ini lebih besar dibandingkan 2010 yang jumlahnya Rp11 miliar, dalam upaya meningkatkan kapasitas usaha UMKM yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten," ujar Kepala Bidang Kemitraan CRS, PT. Timah (Persero) Tbk, Khaidir Abdullah, saat memberi sosialisasi CRS bagi pelaku UMKM di Sungailiat.
Menurut dia, besaran pinjaman tidak ditentukan, namun disesuaikan dengan besar kecilnya usaha sesuai proposal yang diusulkan.Kalau usahanya besar tentu jumlah penerimaan pinjaman juga besar.
Ia mengatakan, bunga pinjaman ditentukan sebesar enam persen per tahun dengan masa pinjaman selama 34 bulan dan tenggang waktu dua bulan. "Bunga yang kami tetapkan tentu sangat kecil dibandingkan bunga pinjaman dari pihak bank atau pihak ketiga lainnya," jelasnya.
Khaidir mengatakan, syarat mendapatkan pinjaman modal usaha yaitu mengisi formulir atau membuat proposal yang ditujukan ke PT. Timah bagian CSR, memiliki usaha sendiri minimal berjalan satu tahun, memiliki kekayaan paling banyak Rp200 juta.
"Selain itu pula calon peminjam harus memenuhi syarat dengan kepemilikan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp1 miliar," jelasnya.
selengkapnya.....

0 komentar:
Posting Komentar